Kegiatan demi kegiatan dari bulan Januari hingga juni, mulai kegiatan ULTAH MI Ya Bakii ke 52, pembelajaran tes semesteran, dan ujian akhir madrasah, hingga acara Akreditasi pada bulan romadhon kemarin (2/6/2017) yang disibukan oleh berbagai macam persiapan-persiapan untuk menghias madrasah semakin baik dan semakin baik dari fisik, layanan maupun administrasi.

Sudah menjadi moment utama di MI Ya BAKII Kuripan Kidul yang rutin dilaksanakan setiap akhir pelajaran yaitu tasyakuran dan penglepasa siswa siswi kelas VI (enam), sebagai tanda rasa syukur atas ni'mat yang diberikan oleh Alloh kepada kkita semua khususnya keluarga besar MI Ya BAKII Kuripan Kidul.

Pada tahun pelajaran 2016/2017 ini, memiki moment yang lebih uni dan berbeda dari tahun sebelumnya. Acara penglepasan siswa siswi kelas 6 dilaksanakan dikediaman Bapak Bupati Cilacap, H. Tatto Suwarto Pamuji di Majenang Kabupaten Cilacap.

Dengan diberikan izin oleh Bapak Bupati untuk mengadakan acara disana adalah sebuah karunia yang besar, karena jarang sebuah sekolah atau madrasah yang mengadakan acara di kediaman beliau.

Tak jarang pula masyarakat sekitar bertanya, kenapa bisa acara (pengelepasan kelas 6) dilaksanakan di rumah Bapak Tatto ?

Bapak Amin selaku kepala madrasah menjawab, "Kami (guru dan karyawan) pada akhir-akhir bulan ini banyak disibukkan oleh berbagai kegiatan terutama akreditasi, yang harus mempersiapkan berbagai hal supaya akreditasi nanti akan dilaksanakn dengan lancar, dan mendapatkan hasil yang memuaskan, karena acara kelas 6 ini salah satu kegiatan yang rutin tiap tahun maka tidak baik jika tidak dilaksanakan, oleh karena itu, untuk meringankan beban tenaga yang sudah terkuras banyak, maka kegiatan kelas 6 dilaksankan diluar sekolah, dengan banyak pertimbangan dari kami, akhirnya acara dilaksanakan di kediaman Bapak Bupati Cilacap, dengan tujuan untuk menambah rasa persaudaraan dan tali silaturrahim yang semakin erat".

Acara ini diikuti oleh pengurus, komite, guru, karyawan, siswa siswi kelas 6, dan wali murid yang berjumlah sekitar 150 orang dengan mengendarai bus pariwisata. Tidak hanya itu, ibu Nuryati, S.Ag selaku pengawas madrasah se-Kesugihan juga turut hadir.

Beliau berpesan, apa saja yang sudah didapatkan selama 6 tahun belajar di madrasah, tetapkan diamalkan, terutama sholat lima waktu dan wudhu yang benar secara gerakan maupun do'a. Karena kita sebagai umat islam harus melaksanakan tanpa alasan apapun.

kami juga memberikan kenang-kenangan kepada Bapak Bupati Cilacap berupa cinderamata, walaupun Bapak Bupati dan Ibu Bupati tidak turut hadir karena ada beliau ada acara di kabupaten yang tidak bisa ditinggalkan, sedangkan ibu Bupati sedang sakit, Namun beliau tetap memberikan salam sejahtera kepada kami.